Beranda » Kini saatnya masjid berubah » Dicari seorang takmir Masjid yang masih Produktif …

Dicari seorang takmir Masjid yang masih Produktif …


KH06

KH06

Melihat fenomena pengelolaan masjid hari ini, seringkali kita rasakan sangatlah membosankan, kita katakan demikian pasalnya masjid saat ini dari tahun ke tahun cenderung tidak ada perubahan sama sekali dalam pengeloaan masjidnya, ambilah contoh, yakni pengelolaan remaja masjidnya, pengelolaan dana kas masjid dll, banyak yang berjalan asal jalan saja, tanpa memiliki Visi dan arah yang jelas, sehingga sepuluh tahun yang lalu dengan saat ini, bisa saya katakan sama saja. Maka wajar kalau kita merasa bosan dengan fenomena masjid hari ini yang tidak mampu memberikan perubahan yang berarti pada ummat, bahkan kecenderungannya masjid saat ini banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan atau partai tertentu.

Pengelolaan masjid yang cenderung stagnan (alisan tidak ada perubahan yang mendasar) sebagaimana penjelasan diatas, merupakan fenomena yang perlu kita kaji bersama sebab musababnya. Sehingga dengan mengetahui sebab pangkalnya, akan memudahkan bagi kita untuk menata masjid dengan lebih baik lagi, salah satu factor yang sangat penting, yang membuat masjid kita hari ini stagnan adalah tidak produktifnya takmir masjid, sedangkan tidak tidak produktifnya lebih banyak karena factor usia yang telah lanjut, sehingga tidak mampu lagi untuk bisa mengelola dengan baik dan profesional, terlebih lagi jika menuntut adanya banyak waktu dan tenaga. Hal ini diperparah tidak ada generasi muda yang ikut berkiprah membangun masjid, karena enggan atau bisa juga karena tidak diberikan kesempatan untuk bisa terlibat dalam pengelolaan masjid.

Mengamati fenomena tidak produktifnya takmir masjid saat ini, tentu akan sangat menarik, sebab disatu sisi masjid dituntut untuk lebih banyak berperan pada ummat melalui program-program keummatan yang inovatif dan membangun, tapi disisi yang lain tenaga dan waktu yang dimiliki para Takmir masjid saat ini sudah tidak mampu lagi untuk meraihnya, yang pada akhirnya ummat tidak bisa merasakan kehadiran masjid dengan program-program yang berpihak pada ummat sekitar masjid, hanya karena sudah tidak produktifnya takmir masjid.

Dan akan lebih ironis lagi, jika ada seorang Takmir masjid yang tidak mampu menyadari kondisi dirinya (bahwa dirinya tidak produktif lagi) dan tidak mampu melihat problematika ummat secara umum, sehingga dirinya berusaha untuk mempertahankan posisinya menjadi seorang takmir abadi, kalau sudah demikian maka yang terjadi pada akhirnya seorang takmir masjid, bak ubahnya seorang raja yang punya kekuasaan penuh.

Dari penjelasan diatas, memberikan pandangan pada kita bahwa seorang takmir masjid memiliki peranan yang penting untuk kemajuan ummat, selain itu menjadi seorang takmir masjid adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dihadapan Allah dan bukan jabatan, maka jika takmir masjid sudah tidak produktif tentu akan berimplikasi pada baik tidaknya ummat disekitar masjid. Untuk itu, kehadiran takmir masjid yang produktif sudah sepantasnya untuk kita cari, sehingga masjid kita saat ini akan mampu memberikan solusi bagi problematika ummat disekitar masjid hari ini maupun yang akan datang.

Sebagai penutup saya ucapkan selamat bagi ada para jama’ah masjid, yang telah memiliki seorang Takmir masjid yang produktif, sudah selayaknya anda perlu bersyukur, karena dengan takmir masjid yang produktif ummat tentu akan banyak merasakan manfaatnya dan tentunya potensi diri anda dan jama’ah masjid akan bisa dimaksimalkan untuk memperbaiki ummat, disamping itu adanya seorang takmir masjid yang produktif sangat langka kita temukan di tengah masyarakat. Sedangkan bagi anda para jama’ah masjid yang belum memiliki Takmir masjid yang produktif, sebaiknya kita perlu bersabar dengan tetap memberikan masukkan, kritik dan saran yang membangun, sampai tiba waktunya yang produktif yang akan muncul, karena kemuncullannya memang sangat diharapkan dan dinantikan ummat. (Abu Muttatiar)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s