KEUTAMAAN dan KEDUDUKAN PENGHAFAL AL QUR’AN


Menurut Abdul Aziz 2000 ; 35 mengatakan Allah SWT menurunkan Al – Qur’an dan menjadikannya sebagai kitab yang mulia, “Sesungguhnya Al – Qur’an itu adalah bacaan yang sangat mulia, di dalam kitab yang terpelihara(Lauhul Mahfudz ).” Itulah penegasan Allah SWT dalam (Qs. 56 : 77,78 ), hingga wajar jika manusia yang berinteraksi dengannya menjadi sangat mulia, baik di sisi manusia apalagi di sisi Allah SWT, di dunia dan di akhirat.Hadits shahih yang menyatakan bahwa sebaik – baik manusia adalah yang mem,iliki interaksi dengan Al – Qur’an dalam bentuk belajar dan mengajar, merupakan kehormatan nabawi bagi para pecinta Al -Qur’an. Berikut fadhail yang dijelaskan Allah SWT dan Rosul Nya, agar kita lebih terangsang dan bergairah dalam berinteraksi dengan Al – Qur’an khususnya menghafal[1]FADHAIL DUNIA

1. Hifzhul Qur’an merupakan nikmat rabbani yang datang dari Allah SWT.

Bahkan Allah Ta’ala membolehkan seseorang memiliki rasa iri terhadap para Ahlu Qur’an.

لاحسد إلا فى ا ثنتين رجل علمه الله القران فهو يتلوه اناءالليل واناء النهار فسمعه جارله فقال ليتنى أتيت مثل ما أثي فلا ن فعملت مثل ما يعمل ورجل اتاه الله مالا فهو يهلكه فى الحق فقال رجل ليتنى مثل ما أو تي فلان فعملت مثل ما يعمل(رواه البخارى )

“Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al – Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata “Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat sebagaimana si fulan berbuat,” Dan menginginkan seorang yang diberi harta oleh Allah SWT, kemudian ia mempergunakan dalam kebenaran, maka berkatalah orang yang lain, “Andaikan aku diberi sebagaimana yang diberikan yang di berikan kepada si fulan, sehingga aku dapat melakukan sebagaimana ia lakukan” ( HR. Bukhari )

Bahkan nikmat mampu menghafal Qur’an sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu.

Rosulullah SAW menjelaskan :

من قرأ القرآن فقد استدرج النبوة بين جنبيه غير أنه لايوحى إليه. لا ينبغى لصاحب القرآن أن يجدمع من وجد ولا يجهل مع من يجهل وفى جوفه كلام الله ( رواه الحاكم )

”Barangsiapa yang membaca ( menghafal ) Al – Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya. Tiada pantas bagi para hafidz Qur’an berada bersama siapa saja yang ia dapati dan tidakdirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya. Tiada pantas bagi para hafidz Qur’an berada bersama siapa saja yang ia dapati dan tidak melakukan kebodohan terhadap orang yang melakukan kebodohan ( selektif di dalam bergaul ). Sementara di dalam dirinya terdapat firman Allah SWT ( HR. Hakim ) [2]

2. Menjanjikan kebaikan bagi yang belajar dan mengajarkannya

Rosulullah SAW menjelaskan :

خيركم من تعلم القرآن وعلمه. ( رواه البخارى و مسليم )

“Sebaik – baik kalian adalah yang mempelajari dan mengajarkan Al – Qur’an” ( HR Bukhori & Muslim )

Inilah sifat orang mukmin yang benar yang mengikuti Rosulullah SAW mereka sangat bersemangat untuk mempelajari Al – Qur’an dan membersihkan jiwanya dengannya, sebagaimana mereka juga bersemangat menjagarkan kepada orang lain [3]

Al Hafizh Ibnu Hajar ra berkata : Tidak diragukan lagi bahwa orang yang menggabungkan dalam dirinya dua perkara yakni mempelajari Al – Qur’an dan mengajarkannya, dia menyempurnakan dirinya dan orang lain, berarti dia telah mengumpulkan dua manfaat yakni manfaat yang pendek ( kecil ) dan manfaat yang banyak oleh karena inilah dia lebih utama [4]

3. Seorang hafizh Al – Qur’an adalah orang yang mendapatkan Tasyrif nabawi ( Penghargaan khusus dari Nabi SAW )

Diantara penghargaan yang pernah diberikan nabi kepada para sahabat penghafal Al – Qur’an adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafidz Al – Qur’an Rosulullah SAW mendahulukan pemakamannya.

“Adalah nabi mengumpulkan diantara dua orang yang syuhada ’Uhud kemudian Beliau bersabda,”Manakah diantara keduanya yang lebih banyak hafal Al – Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka Beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat“ ( HR. Bukhori ) [5]

4. Hifdzul Qur’an merupakan ciri orang yang diberi ilmu.

بل هو ءايت بينت فى صدور الذين أوتوالعلم ومايجحدبئايتنا إلا الظلمون

“Sebenarnya Al – Qur’an itu ayat – ayat yang nyata bagi orang – orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengkari ayat – ayat kami kecuali orang – orang yang zhalim” (Qs. 29: 49 )[6]

5. Hifdzul Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi

Rosulullah SAW bersabda :

إن لله أهلين من الناس قيل من هم يا رسول الله ؟ قال أهل القرآن هم أهل الله وخا صته ( رواه أحمد )

“Sebenarnya Allah mempunyai keluarga diantara manusia, para sahabat bertanya.”Siapa mereka ya Rosulullah ?“Rosulullah saw menjawab : “Para Ahli Qur’an merekalah keluarga Allah dan pilihan – pilihanNya“ ( HR. Ahmad )[7]

6. Menghormati seorang hafidz berarti mengagungkan Allah

Rosulullah SAW bersabda :

إن من إخلا ل الله تعالى اكرام ذى الشيبة المسلم وحامل القرآن غير الغالى فيه والجافى عنه واكرام ذي السلطان المقسط . ( رواه أبوداود )

“Sesungguhnya termasuk mengangungkan Allah : menghormati orang tua muslim, penghafal Al – Qur’an yang tidak melampaui batas ( di dalam mengamalkan & memahaminya ) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya ) dan penguasa yang adil“ ( HR. Abu Daud )[8]

FADHAIL AKHIRAT

1. Syafaat Al -Qur’an bagi Shahibul Qur’an

Rosulullah SAW bersabda :

عن أبى أمامة رضى الله عنه . قال سمعت رسول الله – ص م – يقول : اقرأواالقرآن فإنه يأتى يوم القيامة شفيعالأصحابه

( رواه مسلم )

Dari Abi Umamah ra. Ia berkata :“Aku mendengar Rosulullah SAW bersabda, ‘Bacalah olehmu Al – Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya ( penghafalnya ) “ ( HR. Muslim )[9]

Imam Ibnu Rajab Al – Hambali ra berkata : “ Ketahuilah bahwa pada diri orang mukmin di bulan Ramadhan terdapat dua jihadun nafs yaitu jihad diwaktu siang dengan berpuasa dan jihad di malam hari dengan Qiyamulail. Barang siapa yang mengumpulkan jihad ini dan memenuhi konsekwensinya serta bersabar maka akan terpenuhi balasan pahalanya tanpa batas”

Karena itu para salafus Shalih bila menghadapi bulan Ramadhan mereka menyambutnya dengan membaca Al – Qur’an lebih banyak dari bulan lainnya.[10]

2. Hifdzul Qur’an akan meninggikan derajat manusia di Surga

Rosulullah SAW bersabda :

Dari Abdillah bin Amr bin Ash dari Nabi SAW, Ia bersabda : ‘ Akan dikatakan kepada Shahib Al – Qur’an , ‘bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al – Qur’an di dunia. Sesungguhnya kedudukan mu di akhir ayat yang kau baca” (HR.Abu Daud dan Atturmudzi )[11]

3. Para penghafal Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan taat

Rosulullah SAW bersabda :

ومثل الذى يقرأ القرآن وهو حافظ له مع السفرة الكرام البررة ( متفق عليه )

“Dan perumpamaan orang yang membaca Al – Qur’an sedangkan ia hafal ayat – ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat ‘

( HR. Mutafaqun ‘alaihi )[12]

4. Bagi para penghafal kehormatan berupa tajul karamah ( Mahkota kemuliaan )

Rosulullah SAW bersabda :

“Mereka akan dipanggil, “Di mana orang – orang yang tidak terlena oleh pengembala kambing dari membaca kitabku ? Maka berdirilah mereka dan dipakailah kepada salah seorang mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan dengan tangan kirinya. Jika kedua orang tuanya muslim, maka keduanya akan diberi pakaian yang lebih bagus dari dunia dan seisinya, kedua orang tuanya akan mengatakan,”Bagaimana kami bisa mendapatkan ini ? “Maka akan dijawab, Ini karena anakmu berdua membaca Al – Qur’an.” ( HR. Attobarani )[13]

5. Tidak akan rugi perdagangan mereka di dunia

Allah SWT menjelaskan :

“Sesungguhnya orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rezqinya yang Kami anugerahkan kepada merekadengan diam – diam dan terang – terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang merugi. Agar Allah SWT menyempurnakan kepada mereka pahala dan menambah kepada mereka karunianya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Mensyukuri”( Qs.35 : 29 – 30 )[14]

6. Pahala yang berlipat ganda bagi orang yang membaca Qur’an

Rosulullah SAW bersabda :

“Barang siapa yang membaca satu huruf Al – Qur’an maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipat gandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, Namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf” ( HR. Atturmudzi )[15]

[1] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 35

[2] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 36 – 38

[3] Nasehat Kepada Para Pembaca Al – Quran, Dr. Anis Ahmad Karzun hal 22

[4] Nasehat Kepada Para Pembaca Al – Quran, Dr. Anis Ahmad Karzun hal 23

[5] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 39

[6] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 40

[7] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 41

[8] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 41

[8]

[9] Nasehat Kepada Para Pembaca Al – Quran, Dr. Anis Ahmad Karzun hal 21

[10] Nasehat Kepada Para Pembaca Al – Quran, Dr. Anis Ahmad Karzun hal 22

[11] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 43 – 44

[12] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 45

[13] Kiat Sukses Menjadi Hafizh Quran Daiyah, Abdul Aziz hal 45 – 46

[14] Al – Qur’an berserta Terjemahannya

[15] Nasehat Kepada Para Pembaca Al – Quran, Dr. Anis Ahmad Karzun hal 20

3 pemikiran pada “KEUTAMAAN dan KEDUDUKAN PENGHAFAL AL QUR’AN

  1. assalamu’alaikum..
    ana ingin sekali bisa hafal al-qur’an. ada yang punya tips2 agar mudah hafal al-qur’an ? jazakillah

  2. Insya’ allah kami punya tipnya, cuma nanti akan kita muat diblog kita ini, jadi silahkan anti tunggu dulu ya artikelnya….sukron, jazzakillah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s